Mulai panas?
Oke, ini finalnya.
Saat si anak sulung selesai makan, si emak menyelesaikan mangkok baksonya yang jelas sudah dingin. Si bapak nggak sabar dan langsung bilang, "Makan begitu aja lama banget. cepetan!"
Kalau nggak karena Drey ... eh, salah Odey maksudnya. sudah saya siram tu bapak-bapak pakai kuah bakso pedes saya kayak Savanna nyiram Drey pake espresso panas.
Ya Allaah...
Lha kok segitunya.
Si emak makan dengan terburu-buru, lalu minum dengan terburu-buru juga. Bapaknya bayar makanan, lalu membawa belanjaan ke atas motor. emaknya harus berjuang antara anak sulung dan anak bungsu yang nggak tahu kenapa nggak kelar-kelar mimiknya. Emaknya harus membantu anak sulung naik ke motor, dan berusaha pakai helm dengan tangan satu karena membawa bayi.
Bapake nongkrong di atas motor sambil mengeluh, "cepetan! lama betul!"
Saya memperhatikan semua karena kami satu meja.
Hal seperti ini tidak hanya sekali saya lihat, Mak. Beberapa kali di warung-warung saat sekeluarga makan, pasti emak yang ketiban segala kerepotan. Bapake tugasnya cuma makan, bayar, lalu mengangkut keluarganya kembali pulang.
Jujur saja, saya sedih kalau lihat pemandangan begini. Saya mikir bagaimana kalau saya ada di posisi emak-emak tersebut. Ya, Allaah... ngenes... nggak kebayang antara repot sama malu dilihat orang banyak.