5. Terlalu Fokus ke Kehidupan Sosial
Suatu pasangan di mana salah satu mitra mencurahkan terlalu banyak waktu ke Twitter atau jejaring sosial lainnya, maka, risiko perselingkuhan akan meningkat. Demikian menurut sebuah penelitian berjudul 'The Third Wheel: The Impact of Twitter Use on Relationship Infidelity and Divorce'.

Hubungan virtual di dunia maya dapat menyebabkan argumen bagi pasangan di dunia nyata. Faktor tersebut menciptakan lingkungan yang baik untuk perzinahan.