2. Bicara soal pernikahan bukan hal tabu baginya, meski mungkin belum 'mau' untuk merealisasikannya
Di usia-usia seperempat abad atau lebih rasanya memang paling tepat untuk membicarakan soal pernikahan, ya. Nggak melulu harus direalisasikan saat itu juga, tapi karena memang sudah masuk waktunya sehingga ya wajar-wajar saja kalau obrolannya pasti ada hubungannya dengan pernikahan. Misalnya saja saat kamu dan dia nggak sengaja lewat di depan butik baju pengantin, pasti akan ada celetukan soal desain, warna sampai harganya untuk kemudian jadi bahasan seru sembari melanjutkan perjalanan. Wah, siapa nih yang udah pernah begini?


3. Mengenalkanmu dengan keluarga adalah hal paling sederhana sekaligus sakral, karena sadar bahwa cinta bukan mainan

Peran keluarga adalah yang terpenting, menurut mayoritas pria di usia 30 tahun-an. Belum lagi jika lelaki ini adalah satu-satunya anak yang belum menikah, mengenalkan calonnya ke orangtua sepertinya akan jadi tugas mulia sekaligus paling mendebarkan. Bersyukurlah kalau lelakimu punya inisiatif macam ini, karena tandanya kamu sangat dihargai. Jangan tolak, karena kamu akan menyesal nantinya!