Frekuensi berhubungan seks merupakan salah satu kunci untuk mempertahankan keharmonisan pasangan suami istri. Meski begitu, frekuensi ini juga yang sering menjadi kekhawatiran bahkan perdebatan di antara pasangan suami istri. 
Pasalnya, bisa saja ada perbedaan antara harapan dan kenyataan terkait berapa kali satu pasangan dapat melakukannya.  Akhirnya, banyak pasangan bertanya-tanya apakah mereka kurang, cukup atau malah terlalu banyak berhubungan seks? Belum lagi kalau ada perbedaan ekpektasi di antara suami istri mengenai frekuensi ini. 
Mary Andres, seorang profesor di University of Southern California, Amerika Serikat (AS) mengatakan, "Beberapa orang ingin melakukan hubungan seks setiap hari, tapi beberapa orang lainnya memiliki prioritas lain, sehingga seks tidak ada di bagian prioritas utamanya,” jelas Mary Andreas kepada USA Today. Prioritas lain yang dimaksud Mary di sini, apalagi kalau bukan terkait kesibukan mengurus anak ataupun pekerjaan yang terkadang membuat sesi bercinta dengan pasangan tidak jadi hal yang diutamakan. 

Masih dalam artikel yang sama, dijelaskan juga tentang sebuah penelitian yang dilakukan pada 30.000 orang di Amerika Serikat yang hasilnya menunjukkan kalau pasangan yang berhubungan seks setidaknya satu kali seminggu menjadi pasangan yang lebih bahagia. 
Tapi apakah satu kali seminggu itu sebenarnya sudah sesuai dengan harapan?